Mayday di Jatim Berjalan Aman dan Kondusif

 


 SURABAYA - Sejumlah massa aksi dari berbagai daerah di Jawa Timur memadati jantung kota Surabaya untuk menyampaikan aspirasi dalam peringatan Mayday tahun 2024. 


Sebanyak 3 ribu lebih personel gabungan Polda Jatim juga telah disiapkan khusus untuk Kota Surabaya, dalam rangka pengamanan Mayday 2024.


Kepala Biro Operasional (Karoops) Polda Jatim, Kombes Pol Puji Santoso mengatakan, jauh-jauh hari Polda Jatim sudah menyiapkan pola - pola pengamanan dan berkoordinasi dengan elemen buruh di Jawa Timur. 


Dalam pelaksanaan Mayday 2024 ini, Polda Jatim juga telah menambah personel 20 Satuan Setingkat Peleton (SST) dari masing-masing Polres jajaran.


"Personel tambahan kita sebar di titik-titik tempat berkumpulnya masa buruh," ujar Kombes Puji, Rabu (1/5).


Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan berbagai elemen buruh untuk pelaksanaan Mayday ini agar dilakukan dengan tertib, santun dan humanis.


"Kita juga sudah melakukan pendekatan ke elemen buruh, untuk melaksanakan kegiatannya ini dengan tertib, santun dan humanis,"terangnya. 


Kombes Pol Puji juga mengatakan, untuk elemen buruh yang akan datang melakukan aksi Mayday di Kota Surabaya ada 17 elemen.


"Elemen buruh sekitar 17 yang akan melaksanakan kegiatan disini, namun sebagian tadi sudah ada yang melaksanakan kegiatan di depan Gedung Negara Grahadi juga," ucapnya didepan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Surabaya.


Kombes Pol Puji menambahkan, selain massa dari Surabaya, ada dari Jombang, Nganjuk, Kediri, Gresik, Pasuruan, Mojokerto Kota dan Kabupaten. 


Bahkan ada elemen buruh dari Banyuwangi yang juga datang ke Surabaya.


"Alhamdulillah laporan yang masuk sampai sekarang situasi masih berjalan dengan lancar," tambahnya. 


Sementara itu di tempat terpisah Dirintelkam Polda Jatim, Kombes Pol Dekananto menambahkan jauh hari sebelum pelaksanaan Mayday ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto bersama jajaran, menggelar Halal Bihalal dan koordinasi dengan perwakilan dari elemen buruh se Jawa Timur.


"Dilakukan koordinasi, untuk menjaga situasi kondusif, jangan sampai ada provokasi yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas," jelasnya. 


Kombes Pol Dekananto menerangkan semula massa aksi diperkirakan yang datang ke Surabaya mencapai 20 ribu orang.


Namun dipastikan pada pelaksanaan Mayday 2024 ini, massa buruh yang datang diperkirakan hanya 2 ribu orang dari berbagai elemen buruh. 


"Rencana awal diperkirakan ada 20 ribu orang, sesuai hasil koordinasi massa aksi yang datang lebih kurang 2.000 orang," pungkas Kombes Pol Dekananto. (*)

Lebih baru Lebih lama